Cara Wudhu

Cara Wudhu

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ البخاري و مسلم و ابو داود و الترمذی

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Allah tidak menerima shalat seseorang diantara kamu jika ia berhadats, sehingga ia berwudlu”. [HR. Al Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan At Tirmidzi]

يَأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلُوةِ فَاغْسِلُوا وُجُوْهَكُمْ وَ أَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوسِكُمْ وَ أَرْجُلَكُمْ إِلَى الكعبين. المائدة : ٦

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki”. [QS. Al-Maaidah: 6]

عَنْ عَمْرٍو عَنْ أَبِيْهِ شَهِدْتُ عَمْرَو بْنَ أَبِي حَسَنٍ سَأَلَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ زَيْدِ عَنْ وُضُوْءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: فَدَعَا بِتَوْرٍ مِنْ مَاءٍ فَتَوَضَّأَ لَهُمْ وُضُوءَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. فَأَكْفَاعَلَى يَدِهِ مِنَ التَّوْرِ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثَلَاثًا، ثُمَّ ادْخَلَ يَدَهُ فِي التَّوْرِ فَمَضْمَضَ وَ اسْتَنْشَقَ وَ اسْتَنْثَرَ ثَلَاثَ عَرَفَاتِ ثُمَّ ادْخَلَ يَدَهُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا، ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فَمَسَحَ رَأْسَهُ فَأَقْبَلَ بِهِمَا وَ أَدْبَرَ مَرَّةً وَاحِدَةً، ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ إِلَى الْكَعْبَيْنِ. البخاري ١: ٥٥

Dari ‘Amr dari bapaknya, ia berkata: Aku menyaksikan ‘Amr bin Abu Hasan bertanya kepada ‘Abdullah bin Zaid tentang wudlunya Nabi SAW. Kemudian ia (Abdullah bin Zaid) minta diambilkan bejana berisi air, lalu dia (memperagakan) wudlunya Nabi SAW kepada mereka. Dia menciduk air dengan tapak tangannya di bejana itu, lalu membasuh tangannya tiga kali. Kemudian ia memasukkan tangannya ke dalam bejana lalu berkumur, menghirup air ke hidung dan menghembuskannya tiga kali (cidukan). Kemudian ia memasukkan tangannya, lalu membasuh mukanya tiga kali, lalu membasuh kedua tangannya sampai ke siku-siku dua kali, kemudian ia memasukkan tangannya lalu mengusap kepala dengan kedua tangannya ke depan dan ke belakang sekali saja, kemudian ia membasuh kedua
kakinya hingga kedua mata kaki. [HR. Al Bukhari, 1:55]

قَالَتْ رُبَيعُ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ، قَالَتْ : فَمَسَحَ رَأْسَهُ وَ مَسَحَ مَا أَقْبَلَ مِنْهُ وَمَا أَدْبَرَ وَ صُدْغَيْهِ وَأُذُنَيْهِ مَرَّةً وَاحِدَةً، ابو داود ۱ : رقم ۱۲۹

Telah berkata Rubayyi’, “Saya pernah melihat Rasulullah SAW berwudlu. Lalu beliau mengusap kepala dari sebelah depan (ke belakang), dan dari belakang (ke depan), dan dua pelipis atas dan dua telinganya sekali saja”. [HR. Abu Dawud Juz 1 hal. 32 no. 129]

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *